{"id":889,"date":"2022-03-21T05:21:12","date_gmt":"2022-03-21T05:21:12","guid":{"rendered":"https:\/\/sekolahkampung.com\/sikolakampo\/?p=889"},"modified":"2022-03-21T05:33:56","modified_gmt":"2022-03-21T05:33:56","slug":"sampah-adalah-media-seni","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sekolahkampung.com\/sikolakampo\/2022\/03\/21\/sampah-adalah-media-seni\/","title":{"rendered":"Sampah Adalah Media Seni"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">Penanganan sampah di Wakatobi memang telah menjadi masalah besar yang dihadapi oleh semua pihak di setiap wilayah pulau, apalagi Kepulauan Wakatobi merupakan Kawasan Taman Nasional dan salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia melalui jargon potensi bawah lautnya, khususnya di Pulau Tomia. Banyaknya sampah plastik yang ada di wilayah pesisir tidak mudah terurai serta proses pengolahannya menimbulkan toksit dan bersifat karsinogenik sehingga membutuhkan waktu sampai ratusan tahun jika terurai secara alami. Bagaiaman dampaknya pada kelangsungan hidup ekosistem yang ada di laut dan pesisir?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Hal ini menunjukkan bahwa sampah plastik bukan sebuah perkara yang mudah dan sederhana. Dampak dari penyebaran yang tidak terorganisir dari tahun ke tahun, musim ke musim, mampu merusak banyak habitat, hingga menjadi polusi udara. Dengan adanya masalah ini dan bertolak dari kegelisahan, maka di Sikola Kampo dalam kegiatan edukatif selalu mengkampanyekan tentang dampak dan upaya penanganan sampah mulai dari hal-hal kecil, dan semua itu mulai diperkenalkan pada lingkungan anak-anak.<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-890 size-full\" src=\"https:\/\/sekolahkampung.com\/sikolakampo\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/03\/SK-Robot-2.jpg\" alt=\"\" width=\"1016\" height=\"677\" srcset=\"https:\/\/sekolahkampung.com\/sikolakampo\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/03\/SK-Robot-2.jpg 1016w, https:\/\/sekolahkampung.com\/sikolakampo\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/03\/SK-Robot-2-300x200.jpg 300w, https:\/\/sekolahkampung.com\/sikolakampo\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2022\/03\/SK-Robot-2-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1016px) 100vw, 1016px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kegiatan rutin yang dilakukan setiap hari Minggu di beberapa lokasi (pantai) bersama anak-anak bukan hanya fokus pada pengumpulan dan pemilahan. Melainkan juga anak-anak diajak untuk belajar tampil kreatif dan novatif dalam mengolah sampah untuk menjadi karya seni. Seperti halnya yang dilakukan oleh Kak Ali Hanafi hari ini, anak-anak diajak untuk mebuat beberapa karakter yang identik dengan dunia main mereka, semua bahannya berasal dari jenis sampah yang mereka kumpulkan, mulai dari limbah botol plastik hingga kemasan gas korek api.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Semangat anak-anak dalam menyalurkan imajinasinya membuat mereka tampil kreatif dan membentuk pola kerjasama yang baik untuk menghasilkan karya. Kemampuan dalam menguraikan dan menempatkan jenis sampah untuk menjadi karakter yang berbeda telah melatih mereka dalam kesadaran tanggung jawab dan pengembangan pola pikir. Sehingga lahir kepuasan tersendiri bagi mereka dari beberapa karaker yang telah dihasilkan. Dari kegiatan rutin ini diharapkan anak-anak di Sikola Kampo dapat mengambil peran dalam upaya penanganan sampah dengan memanfaatkannya menjadi hasil karya seni yang bermanfaat dan bernilai melalui kegiatan daur ulang <em>(recycling).<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-182\" src=\"https:\/\/sekolahkampung.com\/sikolakampo\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2021\/11\/cropped-cropped-SikolaKampo1.png\" alt=\"\" width=\"45\" height=\"45\" srcset=\"https:\/\/sekolahkampung.com\/sikolakampo\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2021\/11\/cropped-cropped-SikolaKampo1.png 512w, https:\/\/sekolahkampung.com\/sikolakampo\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2021\/11\/cropped-cropped-SikolaKampo1-300x300.png 300w, https:\/\/sekolahkampung.com\/sikolakampo\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2021\/11\/cropped-cropped-SikolaKampo1-150x150.png 150w, https:\/\/sekolahkampung.com\/sikolakampo\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2021\/11\/cropped-cropped-SikolaKampo1-65x65.png 65w\" sizes=\"(max-width: 45px) 100vw, 45px\" \/> \u00a0\u00a0\u00a0 Abdi Sikola Kampo<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penanganan sampah di Wakatobi memang telah menjadi masalah besar yang dihadapi oleh semua pihak di setiap wilayah pulau, apalagi Kepulauan Wakatobi merupakan Kawasan Taman Nasional dan salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia melalui jargon potensi bawah lautnya, khususnya di Pulau Tomia. Banyaknya sampah plastik yang ada di wilayah pesisir tidak mudah terurai serta proses pengolahannya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":892,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[23,14,15,13,20,22],"class_list":["post-889","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kegiatan","tag-pulau-tomia","tag-sekolah-kampung","tag-sikola-kampo","tag-sikola-kampo-tomia","tag-tomia-timur","tag-wakatobi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sekolahkampung.com\/sikolakampo\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/889","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sekolahkampung.com\/sikolakampo\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sekolahkampung.com\/sikolakampo\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sekolahkampung.com\/sikolakampo\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sekolahkampung.com\/sikolakampo\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=889"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/sekolahkampung.com\/sikolakampo\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/889\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":896,"href":"https:\/\/sekolahkampung.com\/sikolakampo\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/889\/revisions\/896"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sekolahkampung.com\/sikolakampo\/wp-json\/wp\/v2\/media\/892"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sekolahkampung.com\/sikolakampo\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=889"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sekolahkampung.com\/sikolakampo\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=889"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sekolahkampung.com\/sikolakampo\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=889"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}