Pendidikan Karakter
Pendidikan karakter terpenting yang diterapkan di Sikola Kampo adalah menguatkan nilai-nilai budi pekerti luhur yang disesuaikan dengan kearifan lokal Pulau Tomia. Dalam prakteknya peserta belajar (anak-anak) diajarkan bagaimana bersikap yang benar melalui pranata “homali” (penghargaan), bertutur kata dengan bahasa yang santun, bertingkah laku dengan penuh tata krama, menghargai sesama terutama kepada mereka yang usianya lebih tua, dan menghargai alam.
Seperti yang sudah terwasiatkan oleh leluhur bahwa; “Tojari ammai Tomia atu tabea todahanie namingku kene kindu umanee ibarangkano”, artinya untuk menjadi orang Tomia harus mengetahui norma adat yang berlaku di masyarakatnya secara umum.
Pendidikan karakter yang diterapkan di Sikola Kampo adalah membangun suasana yang harmonis tanpa ada batas dan perbedaan yang pada dasarnya peserta didik diajarkan bagaimana memahami norma dalam berinteraksi sesuai dengan kearifan lokal Pulau Tomia yang sesungguhnya. Pendidikan karakter ini diterapkan secara wajib di lingkungan Sikola Kampo oleh peserta belajar dan pembina atau pengajar sebagai bentuk perwujudan serta penghubung antara nilai (values), pengetahuan (knowledge), dan perbuatan (behavior) yang mengantarkan peserta pada sikap dan nilai yang diterima secara luhur dan bijaksana.
Ekstrakurikuler
Kegiatan ekstrakurikuler yang diutamakan di Sikola Kampo untuk peserta belajar adalah dengan pelestarian “Tanga Bharangka” (bahasa lokal Pulau Tomia), memahami sejarah lokal, penyaluran minat dan bakat. Di lain pihak untuk generasi muda, selain pengembangan diri yang diperkenalkan melalui soft skill, juga mendapatkan kesempatan untuk belajar bahasa asing (inggris). Belajar bahasa Inggris pada generasi muda sangat penting diterapkan mengingat Pulau Kepulauan Wakatobi terutama Pulau Tomia merupakan salah satu destinasi wisata yang banyak diminati oleh wisatawan mancanegara. Sehingga melalui kegiatan ini kami membuka ruang kerjasama dengan para relawan baik lokal, nasional maupun internasional yang ingin berdedikasi dalam mengajarkan anak-anak dan pemuda tentang bahasa Inggris di Sikola Kampo.
Keterampilan
Pembekalan keterampilan dengan memperkenalkan langsung kepada peserta belajar, pada konsep dan prakteknya adalah metode yang efektif dan efisien. Dalam konteks ini peserta didik mampu memahami dan memiliki kemampuan berbagai macam bidang keterampilan, baik keterampilan yang sifatnya sederhana maupun teknis lainnya dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada. Dalam pengembangan pendidikan keterampilan tentu saja pesertanya bukan hanya dari kalangan generasi muda, melainkan juga dengan kalangan dewasa.
Dalam konteks kehidupan sosial-budaya, Pulau Tomia memiliki kearifan lokal yang di dalamnya tersimpan mutiara hikmah dan dapat menjadi motivasi serta pijakan kehidupan untuk merajut kembali citra sebuah daratan kecil yang bermartabat. Tentunya hal ini tidak terlepas dari bagaimana sistim pendidikan yang ada di Sikola Kampo dipadukan dengan kearifan lokal sebagai landasan utama dalam mengarahkan gerakan generasi muda Pulau Tomia di masa yang akan datang.
