Festival Anak Sekolah Kampung

Menyadari kurangnya ruang pengenalan seni terhadap anak-anak, Sekolah Kampung Omah Kayu (Bantul-Yogyakarta) bersama kolaborator (Sekolah Kampung) yang ada di beberapa daerah, menggelar kegiatan Festival Anak Sekolah Kampung, mengangkat tema “Berkreasi Dengan Puspa dan Satwa”. Meskipun acaranya dilaksanakan secara sederhana dan virtual, anak-anak di Sikola Kampo (yang menjadi peserta) terlihat begitu antusias dalam mengikuti semua rangkaian acara Festival yang diselenggarakan pada hari ini (Selasa, 14/12/2021).

Festival ini sangat menyenangkan buat anak-anak, dengan beberapa kegiatan yang telah disusun oleh penyelenggara (Sekolah Kampung Omah Kayu), seperti; belajar teknik menggambar bersama Kak Anggi, membuat lagu dan bernyanyi bersama Kak Icha,  serta membuat Pop Up Card bersama Kak Rifqi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang sosialisasi untuk anak-anak Sekolah Kampung yang ada di setiap wilayah kolaborator (Gorontalo, Poso, Nusa Penida, Tangerang Selatan, Yogyakarta, dan Wakatobi).

Dalam keseruannya, hal menarik yang ditemukan pada anak-anak selama kegiatan berlangsung, terutama dalam menggambar adalah adanya ketakterdugaan atau melampaui apa yang dipikirkan oleh orang dewasa. Disadari bahwa menggambar dalam dunia anak-anak telah menjadi semacam katarsis untuk melepas energi yang sangat besar, dan energi itu pula yang menyambangi imanjinasi serta fantasi yang akhirnya mewujud pada sebuah bentuk yang dapat dikenali sebagai gejala rupa.

Karena itu tujuan utama dari Festival ini adalah menumbuhkembangkan kreativitas anak-anak yang ada di setiap Sekolah Kampung yang tidak hanya sebatas memberikan pengalaman estetik, melainkan juga memunculkan inspirasi dan motivasi, serta menggugah daya imajinasi. Di lain pihak, melalui kesempatan yang sama, kegiatan ini merupakan wahana penting untuk pengembangan kualitas dan personal bagi tenaga pendidik/pembina sehingga menjadi penggerak di lingkungan Sekolah Kampung yang lebih baik lagi pada masa yang akan datang. Apalagi dalam kondisi seperti sekarang ini (masa pandemik Covid-19) yang semestinya tidak menyurutkan semangat para pendidik/pembina untuk terus berkarya dalam melakukan hal positif terhadap anak-anak yang terlibat di setiap Sekolah Kampung.

Nah, kegiatan yang di gelar hari ini, juga merupakan langkah awal atau perdana dalam mengusung acara Festival Anak Sekolah Kampung di setiap wilayah kolaborator, yang kedepannya akan menjadi sebuah event tahunan dengan konsep tematik yang berkaitan dengan seni dan kreativitas lainnya.

 

     Abdi Sikola kampo