Kanturuno Ka’ana
“Perempuan adalah cahaya di rumahnya”, kira-kira seperti itulah makna kalimat kanturuno ka’ana yang dimaksud oleh pendahulu kita. Masyarakat adalah individu yang berkumpul atas dasar ketidakmampuannya untuk hidup sendiri. Membincang masyarakat adalah menyoalkan keintiman yang membentuknya. Dari sekian banyak keintiman itu, menyoal horota’ano mowine (posisi perempuan) dalam hubungannya dengan masyarakat sebagai suatu yang seksi untuk dibincangkan. […]




